Rapat Musda Perdana, Anshari Yannoor Resmi Terpilih Menjadi Ketua JMSI Kalimantan Selatan
Kabarbanua.com, Banjarmasin- Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan resmi menggelar Rapat Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Lantai 3 Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (15/11/2025).
Diacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadikan sebuab momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi perusahaan pers berbasis digital di Banua khsusnya di kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut juga turut dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus JMSI Kabupaten Balangan sebagai langkah memperluas struktur organisasi serta memperkuat jaringan JMSI di seluruh wilayah Kalimantan Selatan agar diketahui semakin secara luas keberadaanya.
Penasehat/Pembina JMSI Kalsel yang juga Ahli Pers Dewan Pers, Pathurrahman, dalam sambutannya menegaskan bahwa JMSI merupakan organisasi yang lahir dari perjuangan panjang dan keteguhan komitmen para pendirinya.
“Perjuangan itu harus dinakhodai kecintaan kepada organisasi, jauh di atas kepentingan pribadi ungkapnya.
Dirinya menekankan bahwa seorang pemimpin organisasi harus memiliki karakter kuat serta kemampuan berempati, dua hal yang dinilai menjadi fondasi utama untuk membangun gagasan dan arah gerak organisasi.
“Memiliki sebuah Empati dan karakter adalah pondasi agar JMSI terus berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dirinya juga menyebut JMSI Kalsel memiliki agenda besar dalam membangun karakter dan kapasitas seluruh anggotanya, sehingga kehadiran organisasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi insan pers yang tergabung.
Musda JMSI Kalsel secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Organisasi dan SDM Pengurus Pusat JMSI, Dino Umahok, yang menegaskan komitmen PP JMSI dalam memperkuat profesionalisme serta tata kelola organisasi di seluruh daerah.
Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli, turut memberikan sambutan dan mengapresiasi partisipasi seluruh pengurus cabang dalam menyukseskan penyelenggaraan Musda tahun ini.
Agenda utama Musda adalah pemilihan Ketua JMSI Kalimantan Selatan untuk periode selanjutnya. Proses pemilihan berjalan dinamis dan sempat berlangsung alot. Dua kandidat maju dalam pemilihan, yakni Sayyid Ahmad Maulana dan Anshari Yannoor.

Pada putaran pertama, kedua calon memperoleh hasil imbang 4 suara berbanding 4 suara dari total 8 hak pilih ketua cabang JMSI se-Kalsel. Kondisi ini memaksa Musda melanjutkan proses pemungutan suara ke putaran kedua.

Di putaran penentuan, Anshari Yannoor berhasil mengungguli lawannya dengan perolehan 5 suara, sementara Sayyid memperoleh 3 suara. Dengan demikian, Anshari resmi terpilih sebagai Ketua JMSI Kalimantan Selatan sekaligus menahkodai Kepemimpinan untuk periode selanjutnya.
Momentum ini disebut sebagai titik krusial dalam menentukan arah organisasi ke depan. Pathurrahman bahkan menegaskan bahwa Musda adalah momen untuk menilai apakah organisasi mampu melesat lebih tinggi atau justru stagnan.
Dengan terpilihnya nahkoda baru, para peserta Musda berharap JMSI Kalsel semakin solid, mampu memperkuat peran media siber, dan memberikan kontribusi positif bagi anggotanya serta masyarakat luas.
Musda JMSI Kalsel 2025 pun ditutup dengan semangat kebersamaan untuk membangun organisasi yang lebih profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia pers digital di masa depan.
Rel
![]()



























