Akibat Tertimbun Longsor, 10 Orang Pekerja Tambang Batubara Manual Masih Terperangkap di Dalam Terowongan Eks PT.CAS
Kabarbanua.com,Tanah Bumbu– Tingginya curah hujan pada hari kemarin yang mengguyur di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Bumbu turut menyebabkan terjadinya longsor di terowongan Eks tambang Batubara Under Ground PT. Cahaya Alam Sejahtera (PT.CAS) ,yang berada di desa Mentawakan Mulia Kecamatan Mentewe .

Foto Proses Pencarian
Longsoran menimbun terowongan tambang di perkirakan terjadi Minggu (24/01/2021) pukul 14.30 Wita dan di perkirakan ada sebanyak 22 pekerja yang melakukan aktivitas di dalam terowongan.
Akibat longsor tersebut setidaknya ada 10 orang Pekerja Tambang Batubara Manual masih terjebak didalamnya, Sebelumnya ada 22 pekerja yang sempat tertimbun lelongsoran namun 12 orang berhasil keluar.
Hingga kini ke 10 orang yang berada didalam terowongan masih tidak ditetahui kondisinya, Apakah mereka masih Hidup atau telah Meninggal dunia.
Proses evakuasi korban pun terus berlangsung, Dini hari terlihat ada 3 unit alat berat berjenis Excavator diturunkan kelapangan guna mempercepat proses pencarian.

Terlihat Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor bersama jajaran TNI Polri, Basarnas, Camat Mentewe, BPBD, Kepala Desa Mantawakan Mulia, Kepala Desa Buluh Rejo dan masyarakat sekitar turut serta membantu Proses pencarian.

“Semoga para pekerja yang terperangkap di dalam lobang terowongan tambang dapat segera kita evakuasi dengan selamat H.Sudian Noor.

Sementara itu, Dandim 1022/TNB Letkol Cpn Rahmat Trianto mengatakan, Kami dari TNI telah menerjunkan anggota sebanyak 70 orang untuk melakukan evakuasi para pekerja yang terperangkap selama 2 hari didalam terowongan tambang milik rakyat ini.
“Kita akan terus berupaya bekerja sama dengan semua stakholder dan untuk mengevakuasi para pekerja yang terjebak di dalam terowongan,” Ungkapnya
Saat awal kejadian menurut informasi korban yang selamat dari longsor tersebut sebanyak 5 orang. Dan setelah dilakukan proses evakuasi kembali ditemukan para korban sebanyak 7 orang juga dapat keluar dari lobang terowongan pada malam hari.
Menurut rekan para pekerja, sedikitnya masih terdapat 10 pekerja yang terjebak di dalam lubang terowongan tambang Tambahnya Dandim.
Berikut data 12 Korban selamat longsor tambang
1. NGADINO, 36 Tahun, Desa Bulu Rejo Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
2. SAEFUDIN alias DEN 36 Tahun, Desa Bulu Rejo Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
3. PONIDI 23 Tahun RT. 05 Desa Bulu Rejo Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
4. AMAT 24 Tahun Kab. Hulu Sungai Utara
5. INDENG, 45 Tahun, Desa Jejangkit Kec. Marabahan Kab. Batola
6. RADIAN, 17 tahun, Hambuku Raya RT01 RW. 02 Desa Hambuku Raya Kec. Sungai Pandan Kab. Kab. Hulu Sungai Utara
7. M. RIDANI, 23 Tahun, Hambuku Raya RT01 RW. 02 Desa Hambuku Raya Kec. Sungai Pandan Kab. Kab. Hulu Sungai Utara
8. MASFUJI, 28 Tahun, Hambuku Raya RT01 RW. 02 Desa Hambuku Raya Kec. Sungai Pandan Kab. Kab. Hulu Sungai Utara
9. ARBANI, 50 Tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut
10. ARSAD, 42 Tahun, Kuala Kapuas Hilir Prov. Kalimantan Tengah
11. UJANG, 36 Tahun, Blok E1 RT.01 Desa Sepakat Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
12. BANI, 22 Tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut.
Dan Berikut Data 10 orang yang masih terjebak yaitu:
1. SELAMET, 48 Tahun, Blok B2 Desa Bulurejo Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
2. BEJO, 53, Blok B2 Desa Bulurejo Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
3. YUSRI alias Gondang, 33 Tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut
4.JANI alias Bembeng, 30 Tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut
5. MEMET, 17 tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut
6. PUTRA alias UTUH, 15 Tahun, Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin Tanah Laut
7. ADUL, 50 Tahun, Desa Sungai Durait Kec. Babirik Kab. Hulu Sungai Utara
8. FENDI, 17 Tahun, Jl. Transmigrasi KM.06 Desa Sarigadung Kec. Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu
9. IMAM, 28 Tahun, Desa Mantawakan Mulia Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu
10. MISJO alias Bapak IMAM, 53 Tahun, Desa Mantawakan Mulia Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu.
Red
Editor:Rini
![]()



























