Kasatpol PP M.Putu Wisnu Wardana: Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Lapangan Harus Bersikap Humanis
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengutamakan tindakan persuasif dibanding koersif dalam penegakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hal itu ia sampaikan dalam pengarahan secara langsung (briefing) kepada Kepala Satpol PP Provinsi dan Kabupate/Kota seluruh Indonesia.
“Ini untuk mendisiplinkan masyarakat, tapi petugas lapangan, terutama anggota kita, agar mereka betul-betul melaksanakan tindakan dengan cara-cara yang persuasif dulu,” kata Tito dilansir dari laman resmi Kemendagri, Rabu (21/7/2021).
Selain itu, Tito juga menuturkan bahwa “Jangan samakan Satpol PP dengan preman. Ini baju saja yang keren, tapi etika dan perilaku seperti preman, tidak boleh terjadi. Satpol PP ini adalah suatu profesi yang mulia, profesi yang disegani, yang diperlukan masyarakat” Ungkapnya

Menanggapi hal tersebut, sesuai dengan arahan dari Mendagri. Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Kabupaten Tanah Bumbu M.Putu Wisnu Wardana langsung memberikan arah kepada anggotanya agar dalam pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan harus bersikap humanis dan semaksimal mungkin menekan emosi dan menghindari benturan.
“Kepada teman-teman yang bertugas di lapangan harus pandai mengelola emosi jika berhadapan masyarakat, pedagang yang kadang menyebabkan petugas di lapangan,” tuturnya

Langkah tersebut diambil agar tidak terjadi seperti peristiwa di Sulawesi yang dimana anggota Satpol PP bentrok dengan pedagang maupun masyarakat.
Red
Editor:Rini
![]()



























