Majelis Lailatul Jumat di Darul Azhar Narusasalam Hadirkan Penceramah Ustadz Muhammad Yanoor
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu- Majelis Lailatul Jumat yang bertempat di Masjid Darul Azhar Nurussalam kali ini berbeda dengan sebelumnya, dengan menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Yanor dari Kelua Kabupaten Tabalong atau yang dikenal Guru Yanor, pada acara tauziah malam tadi, Jum’at (10/12).
Kehadiran Guru Yanor ini tentunya menambah semarak. Kegiatan Majelis Lailatul Jumat yang sempat terhenti sejenak ketika Zairullah Azhar menjadi Anggota DPR RI. Kini, ayah ribuan anak yatim tersebut menghidupkan kembali Majelis Lailatul Jumat tersebut.
Kerinduan masyarakat Tanah Bumbu dengan kajian agama dapat dilihat dengan antusiasnya para jemaah yang berhadir.
Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang berkenan hadir dalam menghidupkan kegiatan Majelis Lailatul Jumat.
Zairullah menyebutkan bahwa Majelis Lailatul Jumat ini dapat menjadi wadah untuk saling bersilaturahmi dan terlebih memberikan motivasi kepada anak anak berada di Istana Anak Yatim.
“Bersama-sama kita akan mendengarkan ceramah Guru Yanor yang sering kita dengarkan di youtube dan medsos, Insya Allah kita dapat menikmati dan memaknai ilmu yang akan diberikan,” pungkasnya.
Sementara itu Guru Muhammad Yanor dalam kesempatannya memberikan sejumlah nasihat agama yang perlu diamalkan guna mewujudkan ketenteraman dan keberkahan hidup.
Salah satunya yakni nasihat untuk memuliakan ulama dan tidak mendzholiminya. Keberadaan para ulama niscaya merupakan lampu yang menerangi kehidupan manusia.
“Banyaknya ulama di banua ini artinya banua ini akan mendapatkan kebaikan demi kebaikan berkat adanya ilmu dari para ulama,” jelasnya.
Guru Yanor menyebutkan bahwa perbedaan adalah suatu hal yang wajar bahkan jika hal tersebut ada di kalangan ulama. Oleh sebab itu dirinya menyebutkan bahwa semestinya tidak perlu adanya majelis-majelis yang saling bersinggungan karena adanya perbedaan.
“Yang dibawa Baginda kita Nabi Muhammad adalah mengedepankan persatuan dan kesatuan tanpa membedakan suku manapun, oleh sebab itu kita sebagai umat Rasulullah haruslah dapat mencontoh hal tersebut” ucapnya.
Acara yang dimulai pada pukul 18.00 wita tersebut diawali dengan shalat maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kajian agama yang disampaikan oleh Habib Abdullah bin Tohir
Dilanjutkan pembacaan tahlil, sholat isya berjamaah, pembacaan syair maulid al-habsy, dan ceramah agama oleh Guru Yanor dari kelua Kabupaten Tabalong dan ditutup dengan doa.
Adapun Majelis Lailatul Jumat dihadiri pula Sekda Tanbu H. Ambo Sakka, Wakil Ketua DPRD, Pimpinan SKPD Pemkab Tanbu, ASN dan Non ASN Pemkab Tanbu, masyarakat dan undangan lainnya.
Red
Editor:Rini
![]()




























