Usaha Patungan Indocement – Mondi Perkuat Rantai Pasok Semen
Kabarbanua,com. Kotabaru – Indocement Tunggal Prakarsa Tbk resmi menjalin kerja sama usaha patungan (joint venture/JV) dengan Mondi Group melalui anak perusahaannya, Mondi Industrial Bags GmbH.
Perusahaan patungan tersebut diberi nama PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan (MIPK) dan akan beroperasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Dalam struktur kepemilikan perusahaan baru tersebut, Indocement memegang 40 persen saham, sementara Mondi menguasai 60 persen saham.
Nantinya, MIPK akan memproduksi kantong semen dengan Indocement sebagai konsumen utama.
Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, mengatakan kerja sama ini diyakini dapat menciptakan sinergi yang kuat, khususnya dalam menjamin ketersediaan serta kualitas kantong semen untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
“Kerja sama ini memungkinkan kami memastikan pasokan kantong semen yang berkualitas sekaligus membuat perusahaan lebih fokus pada bisnis inti,” ujarnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Paper Bags Mondi, Claudio Fedalto, menyebut pembentukan perusahaan patungan ini sebagai langkah strategis bagi Mondi untuk memperkuat bisnis kantong kertas di pasar yang terus berkembang.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga membuka peluang pertumbuhan berkelanjutan melalui penerapan standar tinggi dalam operasional, keselamatan kerja, dan kualitas produk.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Indocement dalam memperkuat komitmen menghadirkan material bangunan berkualitas sekaligus mendorong inovasi produk yang lebih ramah lingkungan, termasuk dalam pengembangan kemasan berkelanjutan.
Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, Indocement dikenal melalui sejumlah merek produknya, seperti Semen Tiga Roda dan Semen Rajawali.
Saat ini, perusahaan memiliki kapasitas produksi sekitar 33,5 juta ton semen per tahun dari sejumlah pabrik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Mondi merupakan perusahaan global di bidang kemasan dan kertas yang beroperasi di lebih dari 30 negara.
Pada 2025, perusahaan tersebut mencatatkan pendapatan sebesar €7,7 miliar dengan EBITDA mencapai €1,0 miliar.
Penulis:Lisda
![]()



























