Putus Sekolah Lantaran Minim Biaya, Dengan Bakat Lukisnya Salman Mendapat Tawaran Bersekolah Dari SMAN 1 Sungai Loban Hingga Lulus
Kabarbanua.com,Tanah Bumbu- Dengan keterbatasan biaya sehingga membuat Salman tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA/SMK, sudah 4 tahun ia tak melanjutkan sekolah setelah lulus SMP.
Untuk memenuhi kehidupan Keluarganya Salman terpaksa ikut mencari uang dengan ikut menyadap karet milik orang lain bersama dengan kedua orangtuanya.
Selain itu, Saat putus sekolah , dia pun mulai terus melukis dengan pensil yang ternyata memiliki bakat mengagumkan. Setidaknya ada puluhan Lukisan hasil karya tangannya Salman.

Mendengar kabar tersebut, Kepala SMAN 1 Sungai Loban, Samidi beserta jajaran langsung saja tergerak untuk melakukan kunjungan kepada siswa yang putus sekolah karena biaya serta memiliki bakat yang harus disalurkan.

Pada saat tiba dikeaman Salman yang berada di pelosok pesisir di Desa Sungai Dua Laut rt 1 Kecamatan Sungai Loban kabupaten Tanah bumbu , Kedatangan tim ini, disambut lukisan pensil yang begitu indah dengan gambar Guru Sekumpul yang ada di ruang tamu. Selasa 16/6/20.

Para Tim SMAN Sungai Loban sangat kagum dengan bakat yang dimiliki Salman, yang dimana juga ada puluhan karya lukisan di atas kertas karton berukuran kecil (buku gambar).

Kedatangan Samidi, menjelaskan kepada kedua orangtua Salman terkait tujuannya untuk membawa Salman agar bisa sekolah di SMAN 1 Sungai Loban dengan biaya dana BOS hingga lulus.
“Tidak hanya itu saja, Saya juga menawarkan agar Salman bisa menempati rumah dinas yang kosong di SMAN Sungai Loban agar bisa bersekolah di SMAN 1 Sungai Loban untuk melanjutkan pendidikan, hingga akan memfasilitasi tempat melukis untuk menyalurkan bakatnya itu,” Ungkap Samidi kepada Salman dan kedua orang tuanya.
Sementara itu, Salman, mengaku sangat senang karena ada tawaran masuk sekolah.
Dia tak bisa melanjutkan sekolah sejak lulus pada 2016 lalu, dia akan senang kalau bisa melanjutkan sekolah.
Selain itu, Mendengar Ucapan dari Samidi, kedua orang tua salman pun tak dapat menahan Rasa haru tangis dan bercampur rasa kegembiraan atas datangnya kabar baik tersebut.
Red
Editor:Rini
![]()



























