Para Pemuda Muhammadiyah Kalsel Dorong Pilkada Mendatang Menjadi Berkualitas dan Sehat
Kabarbanua.com,Tanah Laut- Pilkada serentak 2020 akhirnya ditentukan nasibnya. Pemerintah, DPR, dan penyelenggara sepakat Pilkada serentak 2020 digelar pada 9 Desember 2020. Setelah keluar Keputusan KPU Nomor 256 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020.
Dengan memberikan syarat tahapan Pilkada dapat digelar kembali dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, tahapan itu dimulai kembali di tengah pandemi Covid-19.
Selain itu, penyelenggara Pemilu harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah dalam tiap tahapan Pilkada.
Melihat hal tersebut, Para Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan Mendorong Pilkada Menjadi Berkualitas dan Sehat mengingat pelaksanaanya ditengah Pandemi Covid-19, Minggu (21/06/2020)
Hal itu dibahas dan didiskusikan dalam sebuah Webinar dengan Tema “Pilkada di Tengah Pandemi” yang dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah Kalsel, dengan Pembicara dari unsur penyelenggara, pemerhati pemilu, dan tenaga kesehatan
Webinar tersebut diikuti oleh tidak kurang dari 200 peserta yang berasal dari seluruh penjuru tanah air mulai dari Papua hingga daerah Sumatera dan berlangsung kurang lebih 3 jam.

Nopriyadi Muluk, Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Advokasi Pemuda Muhammadiyah Kalsel sekaligus ketua pelaksana Webinar tersebut mengungkapkan, pelaksanaan lanjutan tahapan Pilkada yang telah diputuskan oleh Pemerintah harus didukung dan disukseskan bersama.
Meskipun ada beberapa persolan yang timbul karena pilkada di Tengah pandemi yang belum berakhir.
“Pilkada ditengah pandemi mengharuskan ada perubahan regulasi dan kerangka hukum yang adaptif.
Disamping menjalankan Pilkada berdasarkan Undang-Undang Pilkada, disisi lain harus menjalankan protokol kesehatan covid-19” ujarnya.
Selain itu kata Dia, semoga Pelaksanaan Pilkada meskipun dalam kondisi pandemik seperti ini tidak mengurangi kualitas Pilkada terutama partisipasi masyarakat. Sehingga dapat menghasilkan Kepala Daerah terbaik.

Sementara itu, dr. Meldy selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Kalsel sekaligus sebagai Pembicara dalam Webinar tersebut menekankan akan pentingnya keselamatan rakyat sebagai prinsip utama dari demokrasi.
“Pemerintah akan maksimal dalam menggelar tahapan Pilkada 2020 di tengah pandemi. Pemerintah akan menyusun protokol kesehatan dengan maksimal agar meminimalisir resiko penyebaran Covid-19. Kendati demikian, Tito mengaku tak dapat menjamin tak akan jatuh korban terpapar Covid-19,”Ungkapnya
“Kita juga tidak bisa menjamin, mohon maaf tidak ada korban karena covid, itu kita berusaha maksimal, tapi kita serahkan kepada Allah SWT,”tutupnya
Penulis :Achmad Vatori
Editor:Rini
![]()



























