PT Borneo Indobara Gandeng Pilar Kesehatan, “Cegah Stunting dan Raih Impian Anak”
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu- Guna Cegah Stunting serta meraih harapan Impian para anak yang unggul kedepannya tentunya menjadi kepedulian bersama.
Dalam hal tersebut, Pihak Perusahaan pun tak ingin ketinggalan peran untuk memberikan bantuannya dalam mendorong impian para anak serta menekan angka Stunting.
Hal tersebut terlihat pada saat pihak Perusahaan PT. Borneo Indobara (PT.BIB) melakukan berinisiatif dengan cara mengganding Pilar Kesehatan, bekerja sama dengan Rumah Zakat dan berbagai mitra yang diselenggarakan di Desa Wonorejo, Kecamatan Satui. Sabtu 12/10/24.
Baca juga:
” Program ini bertujuan untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah Tanah Bumbu ungkap Management PT Borneo Indobara Dindin Makinudin, selaku Division Head CSR PT Borneo Indobara.

Adapun kegiatan dilakukan melalui proses rangkaian Program Desa Ceria yang meliputi 5 Item yaitu: Pertama, Support Infrastruktur Kebun Gizi, Penyediaan bahan pangan lokal bergizi untuk keluarga.
Kedua, Support Sarana Prasarana Alat Kesehatan (Mendukung Posyandu dalam pemeriksaan kesehatan anak).
Ketiga, Support Sarana Prasarana Dapur Gizi: Fasilitas edukasi untuk ibu-ibu dalam menyusun menu sehat.
Keempat, Assessment Kesehatan Anak (Pemeriksaan oleh dokter spesialis anak)

Dan yang ke Lima, Assessment Kesehatan Ibu Hamil: Pemeriksaan oleh dokter spesialis obgyn untuk memantau kesehatan ibu hamil.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui jelaanya Dindin Makinuddin.
Selain itu, Lebih Lanjut Dindin Makinuddin, kita juga menyiapkan kelas kesehatan seperti, Kelas Kader atau Pelatihan kader kesehatan desa. Kelas Ibu Hamil dan memberikan Edukasi tentang gizi dan kesehatan kehamilan. Kelas Pengasuhan dengan cara Dukungan tumbuh kembang anak. Kelas Kesehatan Remaja guna Pemahaman kesehatan sejak usia dini.
dengan adanya program Desa Ceria ini, Kami dari perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi nyata serta menunjukkan komitmen kami dalam menanggulangi masalah kerentanan sosial di masyarakat.
Baca juga:
Semoga saja melalui program bantuan yang diberikan oleh PT Borneo Indobara, berupa fasilitas kesehatan dan alat penunjang lainnya dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mereka ujarnya Dindin Makinuddin.
Hal senada juga disampaikan oleh Bilqis Nabila selaku Penanggung Jawab program Desa Ceria.
Balqis Nabila menambahkan“ Dengan berbagai inisiatif preventif ini, Kami akan terus berupaya untuk mencapai target Zero New Case stunting di wilayah Ring 1 kami.
Sekedar diketahui, Adapun berdasarkan hasil survei terakhir kami pada awal tahun ini, Ada terdapat di 22 Desa terindikasi stunting di desa Ring 1 PT BIB. Yang mana sebelumnya dari 163 anak telah turun kini menjadi 127 anak, yaitu penurunan sebesar 22,09%.
Tentunya perjalanan kita masih panjang, dan kami sangat optimis bahwa melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti rumah zakat , pemerintah desa dan pemerintah daerah kita bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi.
Diacara ini kita juga melakukan pemeriksaan Kesehatan sebanyak 21 orang terhadap ibu hamil dan 25 anak mengikuti pemeriksaan kesehatan langsung oleh dokter spesialis.
Selain itu kita juga mengadakan Launching Buku Resep Menu Ceria dan Demo Masak dari Chef Agus Sasirangan, adapun dari buku itu terdapat 30 susunan Menu Ceria untuk 1000 hari pertama kehidupan, Baik itu mencakup mulai menu untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan MP ASI anak, dengan bahan pangan lokal yang mudah diakses di Tanah Bumbu ujarnya Balqis Nabila.
Lebih Lanjut, Dengan didukungnya Program ini oleh inisiatif ketahanan pangan dari CSR PT Borneo Indobara di bawah Pilar Ekonomi yang meliputi Budidaya puyuh, ayam petelur, hortikultura, jamur tiram, dan perikanan dikembangkan di Desa Wonorejo, Sidorejo, dan Sumber Arum untuk memperkuat ketahanan pangan lokal imbuhnya Balqis Nabila.
Pada kesempatan kali itu Chef Agus yang juga Runner Up Master Chef Indonesia mendemokan langsung dua menu masakan Ceria yaitu Sup Bakso Telur Puyuh dan Pinky Kelor.
” Menu masakan ini dibuat oleh chef Agus untuk dapat dikonsumi oleh balita dan ibu hamil , Dalam menu kali ini chef agus juga mengatakan terdapat kandungan protein tinggi yang baik untuk kesehatan anak dan ibu hamil.

“Tentunya Chef agus dalam mengkreasikan menu masakan Ceria sebelumnya ia telah berkonsultasi dengan ahli gizi seperti yang ia sampaikan. Sebelum saya membuat menu saya sudah berkomunikasi dengan ahli gizi untuk mengkonsultasikan jumlah protein dan apakah makanan ini cocok dengan ibu hamil dan anak anak.
Diacara itu juga, Pihak PT Borneo indobara juga memberikan bingkisan terhadap para Ibu hamil dan para anak sebagai bentuk dan tambahan penyemangat nyata bagi mereka.

Dalam acara tersebut turut juga dihadiri oleh
Milki Annury, SKM, Perwakilan Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu atau yang mewakili, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, dan Dinas PMD Tanah Bumbu atau yang mewakili, Division Head CSR PT Borneo Indobara, Bapak Dindin Makinudin, Representative Manager Rumah Zakat Cabang Banjarmasin, Muhammad Luthfi Alfin, Chef Agus Sasirangan, penulis Buku Resep Ceria serta Runner Up Season Pertama Master Cheff Indonesia, Dokter spesialis yang bertugas, Dr. Tety (Sp.A) dan Dr. Anna (Sp.Og) serta Perwakilan Kecamatan Satui, Puskesmas Satui, Danramil Satui, dan Kapolsek Satui.
Rel
![]()



























