Rapat Dengan PT.Air Minum Bersujud, Andi Erwin: Ingatkan Pelayanan Masyarakat Adalah Prioritas Utama
Kabarbanua.com,Banjarmansin- Para Anggota Komisi II DPRD Tanah Bumbu gelar rapat kerja bersama jajaran manajemen PT Air Minum Bersujud.
Dalam rapat tersebut membahas terkait layanan air bersih yang maksimal.
“Kami menegaskan agar PT Air Minum Bersujud (Perseroda) tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi memprioritaskan pelayanan air bersih bagi masyarakat luas,” kata Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin Prasetya, di Batulicin, Kamis 20/11/25.

Andi Erwin mengatakan, Bahwa perusahaan milik daerah tersebut semestinya hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar mengejar keuntungan finansial ucapnya.
Dirinya juga menginginkan bahwa pelayanan untuk masyarakat menjadi prioritas utama.
Kami mengharapkan pelayanan terhadap masyarakat adalah prioritas utama.
Kita ketahui bersama juga bahwa Masih banyak wilayah di Tanah Bumbu yang belum merasakan aliran air bersih secara maksimal sehingga perlu pembangunan jaringan pipa baru dan penambahan unit “Water Treatment Plant” (WTP) terutama di wilayah yang belum terjangkau.
Lebih lanjut, Kalau jaringan dan kapasitas WTP menjadi kendala, maka fokus utama harus ke sana. Tapi tentu ini perlu koordinasi dengan Dinas PUPR,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais mengucapkan terimakasih atas dorongan DPRD kepada PT AM Bersujud dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih.
Dengan ini Kami sepakat, pelayanan harus dimaksimalkan. Saya akan sampaikan hal ini kepada Bupati Tanah Bumbu, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ucap Eryanto yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Air Minum Bersujud.
Ia optimistis, Bupati Tanah Bumbu akan mendukung langkah-langkah perbaikan yang berorientasi pada pelayanan publik dan Bupati selalu menekankan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi yang utama di Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu, Direktur PT Air Minum Bersujud Ardiansyah.S.E. melaporkan, sebelumnya kondisi keuangan perusahaan sempat merugi hingga Rp800 miliar. Namun, kerugian itu berhasil tertutupi dengan perolehan laba dari penjualan air bersih kurang lebih mencapai Rp1,2 triliun.
Alhamdullilah kini kita mulai terlihat hasilnya, yang mana sebelumnya merugi dan kini kita telah sedikit demi hasilnya.
![]()



























