Tim Mabes TNI Puji Kinerja Satgas Karhutla Tanah Bumbu
Kabarbanua.com,Tanah Bumbu- Tim satuan tugas (Satgas) Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) Mabes TNI mengapresiasi kinerja tim Satgas Karhutla Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, atas koordinasi penanganan dan penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan secara maksimal.
Pimpinan Tim Satgas Karhutla Mabes TNI, DR dr Hisnindarsyah, mengatakan penanggulangan Karhutla khususnya di Pulau Kalimantan menjadi atensi dan perhatian besar dari Presiden Republik Indonesia.

“Untuk mempercepat penanggulangan karhutla, ribuan prajurit TNI telah dikerahkan secara langsung ke lapangan guna membantu pemadaman dan penanggulangan bencana khususnya di pulau Kalimantan,” katanya di Tanah Bumbu, Kamis.
Ia mengatakan, hasil pemantauan langsung terhadap gelar peralatan dan laporan kesiapan personel di Kabupaten Tanah Bumbu, tim karhutla dari Mabes TNI memberikan apresiasi dan menilai kesiapan satgas karhutla di “Bumi Bersujud” kategori baik, terkoordinir, serta siap melaksanakan aksi nyata di lapangan.
Dia menginginkan agar prosedur ini terus dipertahankan agar tim di lapangan selalu solid, mampu bekerja sama dengan baik, serta senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam bertugas, sehingga dampak karhutla cepat berakhir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sulhadi mengatakan, saat ini wilayah Kabupaten Tanbu masih menetapkan status Siaga Darurat Karhutla.
“Seluruh penanganan titik api dan kondisi wilayah hingga saat ini dipastikan dalam kondisi normal dan terkendali,” ungkap Sulhadi.
Ia menuturkan, keberhasilan menjaga situasi kondusif ini merupakan buah dari penanganan terpadu yang solid antara unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP & Damkar, Relawan, serta komponen masyarakat lainnya.
Rekapitulasi kejadian kebakaran lahan dan hutan di Tanah Bumbu saat ini tercatat sebanyak 79 kejadian dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih mencapai 218,5 hektare.
“Luas lahan yang tertangani mencapai 129,6 hektare atau sebanyak 59,3 persen. Pantauan titik panas per hari ini mencapai 12 titik panas dengan status medium,” tutup Sulhadi.
![]()



























