Patut Diitiru, Sejak Didirikan Warung Kopi Ini, Pengelola Larang Anak Yatim Bayar Pakai Uang, Cukup Bayar Dengan Do’a Kami Hanya Cari Berkah
Kabarbanua.com,Tanah Bumbu- Ada berbagai cara untuk kita saling berbagi rezeki kepada sesama. Cara berbagi yang menarik terjadi di warung kopi, Pangkalan Bun, Kabupatan Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah yang patut kita contoh.

Ketika membeli makanan maupun minuman, pengelola warung tersebut tidak memungut biaya bagi anak yatim usia di bawah 17 tahun.
Pengelola warung, Anggi Hermawan mengatakan sejak berdirinya warung kopi bernama Along berkomitmen menggratiskan makanan dan minuman bagi anak yatim.
“Sejak didirikan warung sudah berkomitmen menggratiskan bagi anak yatim,” ujar Anggi di Pangkalan Bun, Jum’at (11/9/2020).
Anak yatim diminta doanya di depan kasir saat memesan makanan dan minuman. Jika ada anak yatim yang membayar makanan dan minuman pasti ditolak.
Menurut Anggi, pengelola tidak mencari keuntungan ketika membuka usaha warung kopi ini. Dia juga ingin mendapatkan keberkahan dari anak yatim.
“Selain mengambil keuntungan minta berkah dari anak yatim,” ucap dia.
Dia menilai anak yatim di bawah 17 tahun memang belum bisa mencari penghasilan untuk makan kebutuhan sehari-hari.
“Ya bagus ada begini (bayar pakai doa), kalau misal anak yatim di bawah 17 tahun belum bisa kerja,”Ungkapnya
Red
Editor:Rini
![]()



























