Di SMKN2 Simpang Empat 7 Siswa Repatriasi Ikuti Rapid Tes Antigen
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu- Melalui program Indonesia Memanggil atau lebih tepatnya Program ADEM Repatrias. Pada program ini para putra-putri TKI yang bekerja di malaysia dapat mengemban ilmu secara gratis di sekolah yang telah tergabung dalam Mitra Repatriasi, Sabtu (9/1/21).
Sementara itu, Sekolah yang tergabung dalam “Mitra Repatrasi atau Program Indonesia Memanggil” di wilayah Kalimantan Selatan ada sebanyak 10 sekolahan.
Salah satunya, SMKN 2 Simpang Empat pada kloter kedua tahun ajaran 2020/2021, SMKN 2 Simpang Empat kedatangan 7 orang siswa dari Sabah Malaysia.
Ketujuh siswa ini pun dilakukan Rapid Tes Antigen setelah melalui masa karantina selama 7 hari yang di periksa langsung oleh dr. HM Edy Suprayitno.
“Jadi sebelumnya ketujuh siswa yang dari program ADEM Repatrasin telah melewati serangkaian rapid test sebelum tiba di provinsi kalimantan selatan, dalam perjalanan tersebut dari Sabah-Malaysia rombongan siswa telah mengikuti Rapid Tes di Kabupaten Nunukan (Kaltara) dan selanjutnya mereka mengikuti tes yang kedua kali di Balikpapan (Kaltim),” Ungkap Wakasek Kesiswaan dan Koordinator Repatriasi SMKN2 Simpang Empat, Siti Halimah, S.S
Adapun, hasil dari rapid test dalam masa karantina selama 7 hari menyatakan para siswa dari rombongan program ADEM Repatrasi dinyatakan negatif Covid-19 sehingga mereka akan segera diantarkan ke Asrama tempat tinggal mereka.
Di tempat yang sama, Kepala SMKN 2 Simpang Empat Giyono, S.Pd, MM program INDONESIA MEMANGGIL SMKN 2 Simpang Empat adalah program yang seluruh pembiayaannya, di upayakan oleh SMKN 2 Simpang Empat bersama donatur yang peduli pada putra putri TKI Sabah yang belajar di SMKN 2 Simpang Empat.
Dengan pelayanan gratis biaya sekolah, biaya akomodasi, biaya konsumsi, dan biaya administrasi kependudukan.
Red
Editor:Rini
![]()



























