Jembatan Mataraman Rangkum, Dandim Martapura Perbolehkan Tonase di bawah 5 ton Untuk Lewat
Kabarbanua.com, Pasca banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan menyebabkan berbagai akses jalan maupun jembatan antar Kabupaten/Kota terputus.
Salah satunya, jembatan mataraman yang terputus, agar akses jembatan bisa berfungsi kembali, Para Personel TNI bersama Instansi terkait bergerak cepat untuk membuat jembatan sementara.

Pengerjaan jembatan darurat tersebut terletak di Kilometer 55 Desa Banua Anyar Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, yang telah rampung di kerjakan dengan bahan dasar pohon kelapa yang dialasi split.
Jembatan yang putus pada bagian offride akibat tergerus banjir ini dapat diselesaikan sesuai estimasi, yaitu 3 hari pengerjaan.
Dandim 1006/Martapura Letkol, Arm Siswo Budiarto yang terlihat memimpin prajuritnya dalam pengerjaan jembatan yang menjadi penghubung utama antara kabupaten yang berada di wilayah Banua Enam dengan Kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Banjarmasin tersebut mengatakan, jembatan telah dirampungkan perbaikannya oleh pasukan TNI dan instansi terkait.
“Jembatan Mataraman sudah selesai dan besok (Jumat, 22/1/2021) pagi sudah bisa dilewati, Sistemnya pun nanti bergantian atau buka tutup,” Ungkapnya
Sementara itu, untuk kendaraan maupun roda empat yang melintasi jembatan sementara tersebut hanya di perbolehkan tonase di bawah 5 ton.
Diharapkan dengan rampungnya jembatan tersebut dapat membuka jalur distribusi bantuan untuk warga terdampak banjir di hulu sungai dan dapat membuka perekonomian pasca banjir.
Red
Editor:Rini
![]()



























