Proses Evakuasi, 8 Dari 10 Pekerja Tambang Batubara Manual di KM 33 Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu – Dari 10 orang pekerja Tambang Batubara Manual yang masih terperangkap didalam Lorong Under Ground Eks PT.Cahaya Alam Sejahtra (PT.CAS) di KM 33 Desa Mantawakan Mulia, Kecamatan Mentewe akibat longsong, 8 orang diantaranya telah berhasil di evakuasi tim, Rabu (27/1/21).

Namun, keadaan kedelapan orang tersebut dengan keadaan telah meninggal dunia.
Sedangkan dua orang pekerja lainnya hingga kini masih dilakukan proses pencarian yang melibatkan oleh jajaran TNI, Polri, Basarnas, Relawan dan Masyarakat sekitar.

Identitas 8 koban masih dilakukan identifikasi satu persatu. Jenazah sangat sulit dikenali dikarenakan secara fisik para korban sudah membengkak ungkap Dandim 1022 Tanbu Letkol Cpn Rahmat Riyanto kepada para Wartawan yang turut melakukan peliputan di lokasi kejadian.

Delapan para korban pun langsung dilarikan kerumah sakit yang berada di batulicin untuk proses identifikasi tersebut.
Sedangkan untuk dua korban yang belum ditemukan ada kemungkinan diposisi mentok di dinding tambang Goa, didalam itu dilihat ada genangan airnya sekitar kurang 3 meter.
Berhubung waktunya saat ini sudah beranjak malam, dan posisi Goa juga sangat gelap, maka diputuskan untuk pencarian dihentikan sementara waktu, untuk proses evakuasi pencarian korban yang tersisa akan dilakukan besok pagi.

Hingga kini Kita juga terus melakukan penyedotan air untuk mengurangi dalamnya air yang berada di lokasi tersebut agar mempermudahkan saat proses evakuasi, Ungkap Dandim 1022 Tnb Letkol Cpn Rahmat Riyanto.
Red
Editor:Rini
![]()



























