Dandim 1004/Kotabaru Ajak Wartawan Ikut Berkolaborasi Dalam Mensosialisasikan Manfaat Vaksinasi Covid-19
Kabarbanua.com, Kotabaru- Berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, akhir tahun 2021 angka vaksin diharapkan bisa mencapai 70 persen untuk seluruh wilayah di Indonesia.
Sesuai dengan arahan tersebut, Dandim 1004/Kabupaten Kotabaru mengajak seluruh Insan Pers (wartawan) untuk ikut kolaborasi mensosialisasikan manfaat vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.
Ajakan itu diutarakan olehnya pada acara Coffee Morning, silaturahmi Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E,M.I.Pol, bersama para Insan Pers dan wartawan baik Media Cetak, Elektronik, Online maupun Televisi yang bertugas di Kabupaten Kotabaru, berlangsung di aula Makodim 1004/-Kotabaru, Selasa (21/12/21).
“Dengan adanya Coffee Morning bersama media menjadi wadah mengevaluasi sejauh mana keberhasilan vaksinasi dan apa saja yang menjadi kendala di lapangan, sekaligus meningkatkan kemitraan wartawan dengan Kodim,” sebutnya.
Kabupaten Kotabaru yang memiliki wilayah Kabupaten terluas di Propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat dari luas wilayah Propinsi Kalimantan Selatan, dengan kondisi geografis letak Kotabaru yang terdiri dari kepulauan menjadi tantangan tim gabungan melaksanakan vaksinasi.
“Upaya terus kita lakukan, bersama tim gabungan, Dinkes, Lanal, Polres. Baru ini, tim melaksanakan vaksinasi di wilayah Pulau Kerayaan, Kerasian. Walaupun akses menuju ke sana harus sewa kapal, tim gabungan terus melaksanakan kegiatan vaksinasi. Dinamika-dinamika seperti inilah yang menjadi tantangan kita bersama,” ungkapnya.
“Atas nama pribadi, Instansi, dan pemerintah dan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terus mengajak serta mensosialisasikan pentingnya vaksinasi,” terangnya.
Dandim berharap kepada masyarakat, agar tumbuh kesadaran untuk divaksin dan kesadaran lebih tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan
Tonton Juga Video:
“Dengan mengikuti vaksinasi Covid-19, kita tak hanya menyelamatkan diri sendiri, namun juga melindungi mereka yang rentan,” katanya.
Pemberian vaksinasi juga akan mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity). Ketika sudah banyak masyarakat yang divaksinasi, maka terbentuklah keadaan yang disebut dengan herd immunity.
“Apapun nama vaksinnya sekarang ini, pasti aman dan halal digunakan. Sebab berguna untuk mendapatkan kekebalan tubuh, kekebalan kelompok (Herd Immunity) mencegah dari penularan Covid-19,” tegasnya memungkasi.
Pemerintah daerah telah berupaya semaksimal mungkin, bersinergi melaksanakan vaksinasi, vaksinasi turun kedesa-desa, sasar kepada warga, mereka yang memang terkendala transportasi, seperti daerah kepulauan.
Vaksinasi wajib dilaksanakan sesuai persyaratan yang telah ditentukan, hasil dari skrining.
Mengapa Wajib Vaksin?
Diketahui bahwa, tidak semua orang bisa divaksinasi. Orang-orang yang memiliki penyakit berat, alergi, hingga alasan umur umumnya tidak disarankan mendapatkan vaksin, karena mempunyai tendensi komplikasi.
Jadi, mereka yang tidak bisa divaksin ini menggantungkan harapannya kepada kita yang memenuhi syarat untuk divaksinasi. Agar virus ini tidak semakin menyebar.
Tidak ada pemaksaan dalam vaksinasi ini, justru Pemerintah ingin menyelamatkan rakyat.
Penulis:DP
Editor:Rini
![]()





























