Tuan Rumah IFRC 2023, Konsep Chalenge Dari BIB Ini Sangat Menantang
Kabarbanua.com, Tanah Bumbu- Dari Resmi dimulainya penyelenggaraan Perlombaan Indonesian Fire & Rescue Challenge (IFRC) ke-20 Tahun 2023 yang telah dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu H.M.Zairullah Azhar beberapa pada 2 September 2023. Kini kegiatan IFRC tersebut telah memasuki perlombaan di hari ke lima yang dimana dalam kegiatan itu Pihak PT Borneo Indobara (BIB) menjadi tuan dalam penyelengaraan ajang bergensi IFRC tersebut. Dengan mengambil tempat perlombaan di Desa Tri Martani (Kusan), Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu yang turut diikuti oleh 24 Perusahaan ternama di Indonesia terdiri dari perusahaan PT Putra Perkasa Abadi, PT Antareja Mahada Makmur, PT Kalimantan Prima Persada, PT Adaro Indonesia, PT Cipta Kridatama, PT Berau Coal, PT Nusa Halmahera Minerals, PT Agincourt Resources, PT Bukit Asam Tbk, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Freeport Indonesia, PT Asmin Bara Bronang, PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Tunas Inti Abadi, PT Indominco Mandiri, PT Riung Mitra Lestari, PT Mandiri Inti Perkasa, PT Antam Tbk, PT Borneo Indobara – A, PT Borneo Indobara – B, PT Kideco Jaya Agung, PT Pamapersada Nusantara, dan PT Thiess Contractors Indonesia.
Dari lomba tersebut setidaknya ada delapan kategori yang dilombakan terdiri dari Challenge Structural Fire Fighting (SFF), Confined Space Rescue (CSR), Mud Rescue (MDR), Firefighter Competency Test (FCT), Road Accident Rescue (RAR), High Angle Rescue (HAR), Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWWRC) dan Firefighter Combat Challenge (FCC).
Dalam lima ini ada tiga kategori yang dilombakan yaitu Road Accident Rescue (RAR), High Angle Rescue (HAR) san Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWWRC).
Dari 24 perusahaan tersebut team Rescue dari PT Berau Coal yang mendapatkan untuk bermain di Chalene Road Accident Rescue terlihat dengan semangat dan menikmati jalannya proses Challenge.

Ya Alhmdullilah kami dapat melewati Chalenge tersebut sesuai harapan kami hal tersebut diungkapkan oleh Hudi Purnomo selaku Kapten tim dari PT Berau Coal setelah dirinya bersama squadnya telah menyelesasikan Challenge tersebut.Rabu 6/9/23.
“Ya walaupun sebenarnya ada beberapa kendala dalam proses penyelamatan para korban yang terperangkap itu. Baik kami harus melakukan pembuatan jalan, Kemudian melakukan proses Evakuasi hal itu dikarenakan posisi kendaraannya sedikit kurang menguntungkan. Sehinga kendala itu lah yang sedikit mengulur waktu kami ujarnya Hudi Purnomo.

Walau pun ada problem itu, Namun capaian target kami pun diluar dugaan. Dan kami berhasil menuntaskan proses itu sesuai dengan target yang kami inginkan.
Ketika ditanya terkait pihak PT Borneo Indobara menjadi tuan rumah IFRC di tahun 2023 ini.
Dirinya pun sangat mengapresiasi konsep yang ada pada Event ini. Bagi kami ini sangat luar biasa, IFRC yang dilaksanakan pihak PT Borneo Indobara ini bagi kami sangat sempurna. Jika dibandingkan pada pagelaran Event lainnya dibeberapa tempat tahun lalu tentu sangat berbeda jauh dengan Event ini.
IFRC disini bak ala sebuah kejadian kenyataan yang sesungguhnya, pasalnya lokasi penempatan Event ini berada didekat seputaran area dengan aktivitas pertambangan. Ditambah lagi disini semua lokasi lombanya menjadi satu, jadi rohnya di permainan ini sangat muncul.
Dan jarak aksesnya mobilisasinya pun sangat dekat. Jadi mau kemana mana sangat mudah.
Tak hanya sampai disitu saja, kami selaku peserta pun sangat menikmati pada saat menonton para peserta lainnya yang bermain ditempat ini dikarenakan hanya berdempetan antara tempat Challenge satu dengan yang lainnya.
Intinya konsep ini sangat sangat sempurna karena feelnya sunguh sangat dapat dan dirasa sangat nyata.
Saya juga berharap semoga nantinya para perusahaan yang akan menjadi tuan rumah kedepannya dapat belajar dari konsep yang telah dijalankan dari PT Borneo Indobara ini.
Menanggapi hal tersebut Supandi selaku ketua Organizing Committee IFRC PT Borneo Indobara menyampaikan pesan “Alhamdullilah segala proses berjalan dengan lancar tidak ada kendala hingga saat ini yang masuk di hari kelima. Untuk semua perlombaan katagori Challenge ini kita dari panitia pelaksana memberikan tantangan sesuai dengan kenyataan. Jadi semua Challenge itu benar benar berasa nyata. Tinggal para peserta saja nantinya menunjukan skil dan ketangkasan mereka dalam proses lomba dan Evakuasi.”
Terlepas dari Supandi, Hal sedana juga disampaikan oleh COO dari PT
Borneo Indobara Raden Utoro, dirinya juga turut mengapresiasi atas partisipasi para peserta yang meluangkan waktunya untuk turut meramaikan kegaiatan IFRC ke 20 Tahun ini.

Sedangkan untuk pelaksanaan dan konsepnya ini, kami sebelumnya telah berusaha kurang lebih selama satu tahun terakhir untuk sebuah desainnya. Kami pun memutuskan agar konsep dengan berbagai aplikasi ini kita tempatkan didekat areal aktivitas pertambangan, Karena kita melihat beberapa Kegiatan IFRC sebelumnya kebanyakan berada diareal perkotaan sehingga bagi kami itu kurang mengena.

Dengan pola dan Konsep seperti ini selain lebih efesien, tentunya ini berasa sangat nyata bagi para peserta.
Perlu diketahui bersama juga, untuk Juara umum IFRC ini nantinya kami akan memberikan hadiah yang mana hadiah itu ditujukan kepada para peserta.
Juara umun itu akan kami kirim Western Australia.
Terlepas dari sebuah perlombaan dan kejuaraan, melalui acara ini juga ayo kita terus rekatkan jalinan silaturahmi baik itu antar perusahaan dan antar para karyawan.
Jika kita saling mengenal dan saling akrab dengan cara menjalin sinergi yang baik. Tentu misalkan ada sebuah bencana besar ataupun rumit kita dapat bersama sama menurunkan semua team kita yang terlatih ini untuk melakukan proses penyelamatan agar bermanfaat bagi orang lain. Mengingat di Indonesia ini tergolong banyak bencana yang besar yang datang terduga.
Kamipun selaku tuan rumah juga memohon maaf apabila dalam sebuah pelayanan terhadap para tamu dan para peserta ada yang kurang maksimal dalam proses penyelenggaraan ini tutupnya Raden Utoro.
Semantara itu, Sri Raharjo selaku Ketua Perhimpunan Profesi Penyelamat Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO).

Kami mengucapkan ribuan terimakasih yang tak terhingga kepada pihak PT Borneo Indobara yang mana telah menyiapkan segala sesuatunya sunguh luar biasa baik dalam proses awal bahkan sampai dengan proses jalannya Challange yang telah memasuki dihari kelima ini.
Jadi tinggal menunggu tiga hari saja kegitan ini berakhir. Ini bukan kerjaan mudah,Tapi PT Borneo Indobara melaksanakan ini sesuai dengan komitmennya.
Kita bisa melihat hingga saat ini semua proses berjalan sangat lancar. Saya pikir semua ini sangat berjalan dengan lancar.
Sekedar diketahui bersama bahwa dalam acara kegiatan IFRC ini selain mereka untuk ajang menjalin tali silaturami, Kegiatan ini juga adalah sebagai mengukur kesiap-siagaan masing masing team yang berada diperusahaan tambang untuk merespon kejadian darurat baik itu diperusahaan tersebut ataupun pangilan secara nasional dalam hal ini terlibat dalam proses evakuasi bencana.
Terlepas hal itu, dalam ajang lomba challenge IFRC ini yang mana nantinya team yang memenangkan juara umum maka itu telah masuk dalam program untuk tampil dipangung dunia (Internasional) tinggal mereka saja lagi kedepannya semoga bersedia untuk dikirim dan dampil di ajang dunia.

Perlu diketahui bersama dalam dikegiatan rangkaian perlombaan Challenge yang memasuki dihari kelima ini selain melombakan tiga Challenge dari pagi hingga selesai (Sore hari) Kemudian rangkaian kegiatan berlanjut dimalam hari dengan menampilkan beberapa peserta challenge untuk unjuk kebolehan Firefighter Night yang mana dalam Firefighter Night itu selain setelah melaksanalan proses penyelamatan terhadap korban mereka juga memberikan hiburan kepada korban ataupun sanak saudara guna mencairkan suasana agar mereka tidak bersedih.
Penulis:Randi
![]()



























