Semenjak Desa Binawara Ditetapkan Menjadi Kampung Tangguh Banua, Kini Dampak Positif Semakin Terlihat
Kabarbanua.com,Tanah Bumbu – Setelah Desa Binawara di Kecamatan Kusan Hulu di tetapkan sebagai Desa Kampung Tangguh Banua beberapa waktu lalu oleh pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Setidaknya telah membuat dampak positif terhadap Akses Jalan Tani Haminta yang terletak di ruang lingkup kawasan RT 02. Semula belum bisa di lewati kendaraan motor jenis roda dua dan Roda empat dari dua tahun silam. Namun saat ini sudah dapat dilewati baik Kendaraan Roda dua Bahkan Roda empat.

Jalan usahan tani Haminta itu setidaknya telah menjadi salah satu jalan alternatif bagi para petani untuk mereka lalui pada saat hendak ke lahan pertanian ( Bercocok Tanam )
Selain itu, jalan tani haminta ini sendiri juga sering di gunakan untuk masyarakat kami yang dimana setiap sore nya mereka juga turut mencari ikan dengan cara memancing. Ungkap Kepala Desa Binawara Noor Rahman Kepada Kabarbanua.com. Rabu 15/7/20.

Tentunya dengan meningkatnya Infrastuktur akses jalan tani Haminta tersebut telah membuat masyarakat kami sangat terbantu, Baik itu dari segi memudahkan mereka menuju akses lahan maupun pada saat mereka membawa hasil panennya.

” Mengingat Desa Binawara telah ditetapkan sebagai Desa Kampung Tangguh Banua tentunya dari segi ketahanan pangan adalah sebagai kunci utama kami.
Baca Berita Sebelumnya.
Tercatat dari hasil segi pertanian maupun perikanan Desa Binawara ini sudah dapat memenuhi kebutuhan desa sendiri, Bahkan pada saat musim panen raya jumlah yang didapat para petani sangat melimpah.
Jadi para masyarakat desa ini sendiri tak perlu lagi memikirkan untuk membeli kebutuhan pangan dilain tempat. Cukup diseputaran desa semua kebutuhan pangan sudah terpenuhi.
Disisi lain, Apabila Hasil panen melimpah kami malah menjual sebagian hasil panen ke beberapa desa lainnya, Hal tersebut pula bertujuan agar desa Binawara ini sendiri dapat menjadikan Motivasi bagi desa desa yang lain.
Sedangkan disektor perikanan, Jajaran pemerintahan desa kami tentunya telah membuat kebijakan terhadap masyarakat dengan cara membebaskan untuk mengambil ikan di kolam yang sudah kami sediakan secara gratis dengan cara memancing.

Ikan yang didapat pun beragam, seperti ikan papuyu ( Betok ), Haruan (Gabus) maupun ikan puyau atau saluang.
” Apabila di musim panas maka ikan yang yang sering didapat seperti papuyu maupun haruan, sedangkan di saat musim hujan seperti ini yang sering didapat hanya ikan puyau atau saluang.
Rel
Editor: Rini
![]()



























