Proyek Jalan Lontar Tanjung Seloka Terancam Gagal, Bakal Hearing DPRD Panggil Dinas Terkait
Kabarbanua.com, Kotabaru- Akibat mundurnya kontraktor pemenang proyek Jalan Lontar – Tanjung Seloka, DPRD akan menggelar hearing, Senin (23/05/22) ini.
Ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Syairi Mukhlis baru ini.

Buntut mundurnya kontraktor pemenang proyek Jalan Lontar – Tanjung Seloka, DPRD akan menggelar hearing. Hearing melibatkan masyarakat Lontar, pihak kontraktor yang mengundurkan diri, DPRD juga mengundang dinas terkait yakni PUPR dan Ketua TAPD Kotabaru.
“Saya sangat menyayangkan, proyek jalan Lontar- Tanjung Seloka terancam gagal, karena kontraktor pemenang mengundurkan diri. Jika itu terjadi, saya anggap atas kejadian ini PUPR harus bertanggung jawab,” kata Syairi, Minggu (22/05/22).
Menurut Syairi, ketika dana DAK ini gagal berarti kegagalan dinas terkait. Karena secara teknis mereka yang menjalankan sebagai dinas terkait.
“Karena setelah bersusah payah untuk mendapatkan anggaran APBN, ketika didapat, namun disia-siakan, ini sangat tidak profesional. Bahkan kontrak seharusnya sudah dilakukan kontrak 14 hari setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang,” tegas Syairi Mukhlis.
“Digelarnya hearing ini adalah atas dasar desakan dari masyarakat Lontar yang mana mereka menghendaki jalan mereka bisa terealisasi tahun ini,” sambung Syairi Mukhlis.
Diketahui bersama kata dia, kondisi jalan disana sangat parah, susah untuk dilalui. Ketika masyarakat sudah mengetahui ada dana bersumber dari APBN yang digelontorkan untuk peningkatan ruas jalan, ini suatu kabar gembira. Namun, ketika proyek ini terancam gagal, ini akan menjadi kabar duka.
“Saya sangat menyayangkan, jika itu terjadi. Otomatis yang seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat, ini tidak bisa mereka nikmati,” tandasnya.
Penulis:DP
Editor: Rini
![]()



























