Pria Jebolan Darussalam Ini Sulap Kuningan Menjadi Baling Baling Perahu, Pemasaranya Hingga Mancanegara
Kabarbanua.com, Kotabaru- Seorang warga Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir Muhammad Kasful Anwar, Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalsel, mampu hasilkan pundi- pundi uang keuntungan dari hasil kerajinan ( kipas ) baling-baling perahu berbahan dasar kuningan.
Pria kelahiran 1982 silam ini merupakan ayah 3 anak jebolan pondok pesantren Darussalam Martapura ini mampu hasilkan belasan juta rupiah dalam setiap bulan.
Bahan baku jadi baling-baling perahu mampu dipasarkan hingga ke mancanegara seperti Nigeria dan Colombia.

Kasful selaku penggagas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Saranjana Grup yang dibantu salah satu perusahaan pabrikan semen yakni Produsen Semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tarjun, yang mampu memodifikasi baling-baling untuk keperluan lomba kecepatan perahu dan untuk keperluan sehari-hari dalam mencari tangkapan hasil laut. Bahkan, kipas mobil pun ia modifikasi dengan harga jual yang lumayan.
Meskipun dengan tempat sederhana dengan peralatan seadanya dibantu beberapa rekannya. Kini, UMKM nya banjir pemesanan yang bukan hanya dari mancanegara, permintaan dari Sulawesi, Sumatera dan Nusa Tenggara serta pulau Jawa justru meningkat dimasa pandemi Covid-19 sekarang.
Kepada awak media di workshop tak jauh dari kediamannya di Desa Tarjun, Jum’at ( 24/09/21 ) kemarin, Kasful menjelaskan, “Alhamdulillah, awalnya UMKM Saranjana Grup ini terbentuk ditahun 2020 lalu dan sekarang dalam sebulannya kami mampu menghasilkan sebesar Rp18 juta, dengan hanya belajar secara otodidak dan banyak bertanya kepada teman akhirnya kami mampu membuktikan bahwa kami bisa,” ujar pria yang juga mengajar di salah satu pondok pesantren di desanya.
Harga satuan baling-baling yang dijual pun bervariasi antara 200 ribu hingga 1 juta rupiah.
“Untuk 1 baling-baling yang di modifikasi biasanya memakan waktu sekitar 2 jam dari tahap awal hingga finishingnya,” jelasnya.
Ia bertekad, kedepan UMKM Saranjana Grup akan mencoba mencetak baling-baling sendiri sehingga saat permintaan banyak tidak akan terkendala lagi. Karena menurutnya, untuk melakukan pencetakan mudah saja namun yang menjadi kendalanya adalah dalam membuat 1 baling-baling berbahan dasar kuningan campuran lainnya yang harus diperhatikan dengan baik agar menghasilkan kualitas yang bagus.
“Kami harus belajar lagi dalam mencampur pembuatan baling-baling itu sehingga kedepan UMKM Saranjana Grup mampu menghasilkan produk sendiri, dan tak lupa kami ucapkan kepada PT Indocement yang dari awal membantu kami untuk pengembangan UMKM Saranjana Grup,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rahmadi yang merupakan bagian pemasaran produk UMKM Saranjana Grup menuturkan, untuk sistem pemasarannya pihaknya memanfaatkan media sosial dan hasilnya sangat bagus dari beberapa orang yang melihat postingan yang disajikan.
“Kami pasti bangga, karena produk kami sampai dipesan orang dari beberapa negara. Untuk di Indonesia sendiri hampir kota-kota besar yang ada memesan ditempat kami baling-balingnya, untuk perahu maupun mobil,” sebutnya.
Hingga sekarang penghasilan UMKM Saranjana Grup hingga bulan Agustus 2021 mencapai Rp.59 juta lebih dengan penjualan sebanyak 928 buah baling-baling, dan hal itu pastinya menjadi suatu kebanggaan meskipun dengan keterbatasan alat dan tempat namun produknya banyak digemari.
Penulis:DP
Editor:Rini
![]()





























